Efektifitas Distraktor

(Rabu, 07 November 2007)


Setiap tes pilihan ganda memiliki satu pertanyaan serta beberapa pilihan jawaban. Diantara pilihan jawaban yang ada, hanya satu yang benar. Selain jawaban yang benar tersebut, adalah jawaban yang salah. Jawaban yang salah itulah yang dikenal dengan distractor (pengecoh). Dengan demikian, efektifitas distraktor adalah seberapa baik pilihan yang salah tersebut dapat mengecoh peserta tes yang memang tidak mengetahui kunci jawaban yang tersedia. Semakin banyak peserta tes yang memilih distraktor tersebut, maka distaktor itu dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Cara menganalisis fungsi distraktor dapat dilakukan dengan menganalisis pola penyebaran jawaban butir. Pola penyebaran jawaban sebagaimana dikatakan sudijono (2005: 411) adalah suatu pola yang dapat menggambarkan bagaimana peserta tes dapat menentukan pilihan jawabannya terhadap kemungkinan-kemungkinan jawaban yang telah dipasangkan pada setiap butir.
Menurut Depdikbud (1993: 27) sebuah distraktor dapat dikatakan berfungsi dengan baik jika dipilih oleh paling sedikit 5% untuk 4 pilihan jawaban dan 3% untuk 5 pilihan jawaban. Sedangkan menurut Fernandes (1984: 29) distraktor dikatakan baik jika dipilih oleh minimal 2% dari seluruh peserta. Distraktor yang tidak memenuhi kriteria tersebut sebaiknya diganti dengan distraktor lain yang mungkin lebih menarik minat peserta tes untuk memilihnya.

Posted in Diposkan oleh Penelitian dan Evaluasi Pendidikan di 15.14  

0 komentar:

 
Copyright 2005-2007. Hello Wiki designed by Fen, Arsip by Blog Tutorial.